Manfaat Butterfly Pea Tea

Butterfly pea tea telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Asia Tenggara. Selain warna birunya yang mencolok dapat berubah tergantung pH, teh ini menawarkan berbagai manfaat kesehatan:

  1. Kaya Antioksidan

Mengandung flavonoid, antosianin yang menghasilkan pigmen biru, dan antioksidan lainnya yang membantu melawan radikal bebas, mengurangi stres oksidatif, dan berpotensi menurunkan risiko penyakit kronis.

  1. Meningkatkan Fungsi Otak

Beberapa studi menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang dapat meningkatkan produksi asetilkolin yang penting untuk memori dan pembelajaran serta berpotensi meningkatkan daya ingat dan mengurangi risiko gangguan neurodegeneratif.

  1. Anti-Peradangan & Anti-Mikroba

Senyawa aktifnya memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan dalam tubuh. Juga memiliki efek antimikroba terhadap bakteri tertentu seperti E. coli dan Staphylococcus aureus.

  1. Menjaga Kesehatan Mata

Kandungan proanthocyanidin dapat meningkatkan aliran darah ke kapiler mata, berpotensi membantu dalam masalah retina, glaukoma, atau penglihatan kabur.

  1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin, berpotensi bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2.

  1. Menyehatkan kulit dan rambut

Antioksidan dalam teh ini dapat melawan penuaan dini dengan mengurangi kerusakan kolagen. Dalam tradisi Ayurveda, bunga telang juga digunakan untuk memperkuat rambut, merangsang pertumbuhan, dan mencegah uban.

  1. Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Antioksidan dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat (LDL), sehingga berpotensi mengurangi risiko penyakit jantung.

  1. Meredakan Kecemasan & Stres

Memiliki efek relaksasi yang ringan, sering digunakan dalam praktik Ayurveda untuk mengurangi stres, kecemasan, dan sebagai penenang alami.

  1. Mendukung Pencernaan

Secara tradisional digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti sakit perut atau sembelit, karena sifat anti-inflamasinya.

  1. Pewarna Alami yang Aman

Warna biru alaminya sering digunakan sebagai pewarna makanan/minuman bebas bahan kimia. Perubahan warna (menjadi ungu/merah muda saat ditambahkan asam seperti lemon) juga menambah nilai estetika. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top